Dec 05 2011

Program Green Indonesia dengan Reverse Vending Machine

Oleh: Rheza Sulaiman

Reverse Vending Machine

Reverse Vending Machine

Di Indonesia sering kita melihat betapa sulitnya masyarakat dalam mencintai lingkungan tempat mereka tinggal. Hal yang paling menjadi sorotan pemerintah dalam hal ini salah satunya adalah perilaku membuang sampah sembarangan, ada yang di buang ke sungai, ada yang dibuang di pinggir jalan, bahkan saya pernah lihat tidak sedikit yang membuang sampah di tengah jalan.. huff sungguh memalukan.

Dalam kondisi seperti ini menggugah beberapa perusahaan di Indonesia yang ingin melakukan pembenahan terhadap perilaku masyarakat dalam hal membuang sampah.  Program Green Indonesia merupakan program yang digagas oleh Indonesia Business Links), Danone Group, PT Reksa Kencana bekerja sama dengan LKBN ANTARA untuk menghadirkan mesin RVM (Reverse Vending Machine, mesin ini merupakan mesin otomatis dalam memilah sampah yang dapat didaur ulang.

Sebagai ikon pembersihan kota dari banyaknya sampah yang berserakan, rencananya mesin RVM ini akan di taruh di MONAS (monumen nasional). Mesin yang ditaruh di lokasi ini merupakan mesin RVM pertama di Indonesia yang memiliki visi untuk menyalakan gerakan bagi 240 juta penduduk Indonesia untuk lebih peduli oleh lingkungan.

Mesin yang didatangkan dari negara Korea ini diharapkan akan mampu mengubah perilaku masyarakat dalam membuang sampah, agar membuang sampah menjadi lebih menyenangkan, alhasil, masyarakat dengan sendirinya akan terbiasa membuang sampah pada tempatnya dan negeri tercinta ini bebas dari sampah, duh senangnya kalau bisa lihat sungai di Indonesia jernih.. J

Cara kerja dari mesin RVM ini adalah sebagai berikut:

  1. Memasukkan sampah yang bisa didaur ulang, seperti, sampah kaleng minuman, botol plastik ke dalam lubang masuk mesin.
  2. Kemudian mesin dengan otomatis akan memeriksa, apakah sampah ini bisa didaur ulang atau tidak, jika tidak, mesin akan menolak barang yang dimasukkan dan mengeluarkannya kembali, so jangan masukin sampah sterofoam ya.. hehe
  3. Pada saat memasukkan ke dalam bagasi sampah, mesin dengan sendirinya akan memilah dan mengelompokkannya ke dalam sampah yang sejenis, misal, sampah kaleng akan di kelompokkan dan dimasukkan ke dalam bagasi kaleng, begitu juga dengan sampah plastik.
  4. Setelah mesin menyimpan sampah di dalam bagasi, kemudian kita sebagai penyetor sampah diharuskan untuk menekan tombol yang mana akan memberikan perintah kepada mesin “saya sudah selesai menyetorkan sampah saya saat ini, tolong print-kan detilnya”, dan kemudian mesin akan mengeluarkan detil berupa struk untuk menampilkan poin yang kita dapet.. wah asiknya.. gak Cuma sms yang dapet poin.. ternyata buang sampah bisa dapet poin loh..

Parmaningsih Hadinegoro, Vice President Corporate Secretary Danone group yang memberikan pendanaan bagi program tersebut mengatakan bahwa salah satu masalah di kota besar adalah masalah sampah.

YouTube Preview Image

 “Masalah sampah tidak bisa ditanggulangi di hilir saja tetapi juga di hulu, adanya program ini diharapkan  akan memperbaiki perilaku kita dalam mengelola sampah.” katanya.

[nggallery id="4"]

Kata Kunci Pencarian: